Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Pelaku Ledakan SMAN 72 Diduga Beli Bahan Bom Lewat Marketplace

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 14:06 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penyidikan kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta terus mengerucut. Polisi menduga kuat bahwa anak berkonflik hukum (ABH) yang menjadi pelaku merakit bom menggunakan bahan-bahan yang dibeli secara online.

“Iya, indikasinya begitu. Karena paketnya juga diterima oleh orang tuanya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat, 21 November 2025.

Kepada keluarganya, pelaku mengaku bahwa barang-barang tersebut adalah perlengkapan untuk kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Penjelasan itu membuat orang tua tak menaruh kecurigaan saat paket tiba di rumah.


“Barang-barang itu disampaikan sebagai kebutuhan ekskul, jadi keluarga tidak curiga,” lanjut Budi.

Ledakan yang terjadi pada Jumat, 7 November 2025, saat khotbah salat Jumat, melukai 96 orang dan menggemparkan lingkungan SMAN 72 di Kelapa Gading. Polisi kemudian menemukan bahwa bahan peledak yang digunakan pelaku adalah potassium chloride.

Penyidikan masih berlanjut untuk menelusuri asal-usul seluruh bahan, pola perakitan, serta kemungkinan ada pihak lain yang terlibat.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya