Berita

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. (Foto: YouTube Kemenkeu)

Bisnis

Kemenkeu: Program MBG Sudah Habiskan Anggaran Rp41,3 Triliun Hingga November 2025

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 12:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi penyerapan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercatat telah mencapai Rp41,3 triliun hingga 18 November 2025. 

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan capaian tersebut menunjukkan progres penyaluran yang mendekati target.

"Artinya sekitar 58,2 persen dari alokasi APBN sebesar Rp71 triliun," ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Kamis 20 November 2025.


Ia menambahkan, sisa anggaran yang masih dapat dimanfaatkan hingga akhir tahun mencapai sekitar Rp30 triliun.

"Dan tentu alokasi kita sesuaikan karena target bapak presiden adalah 82,9 juta penerima makan bergizi gratis seluruh Indonesia," sambungnya.

Suahasil memaparkan, hingga saat ini MBG telah menyasar 41,9 juta penerima dengan dukungan 15.369 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG di seluruh Indonesia. Program ini juga menciptakan lapangan kerja bagi 556.735 pekerja.

Distribusi peserta tersebar di 38 provinsi. Di Pulau Jawa, program menjangkau 25,68 juta penerima melalui 9.107 SPPG. Di Pulau Bali-Nusa Tenggara, terdapat 2,15 juta penerima melalui 753 SPPG, sementara Pulau Sumatera tercatat menjangkau 8,6 juta penerima melalui 3.142 SPPG.

Adapun Pulau Maluku-Papua melayani 690 ribu penerima lewat 265 SPPG, Pulau Sulawesi menjangkau 2,74 juta penerima melalui 1.069 SPPG, dan Pulau Kalimantan mencatat 1,7 juta penerima melalui 703 SPPG.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya