Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri kegiatan bersih dan sehat bersama sungai di Jalan Inspeksi Ciliwung, Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Pemprov DKI–Kementerian PU Kompak Lanjutkan Normalisasi Sungai

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 10:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen melanjutkan pekerjaan normalisasi Sungai Ciliwung yang belum terselesaikan pada tahun depan. Selain Ciliwung, Pemprov DKI juga berencana melakukan normalisasi Kali Krukut. 

Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri kegiatan bersih dan sehat bersama sungai di Jalan Inspeksi Ciliwung, Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat, 21 November 2025.

"Pemerintah DKI Jakarta menyambut baik acara ini dan kami bersama-sama dengan Kementerian PU telah melakukan normalisasi Sungai Ciliwung," ujar Pramono.


Sungai menjadi salah satu indikator penilaian dunia untuk menilai Jakarta sebagai kota global. Karena itu, upaya normalisasi sungai menjadi salah satu prioritas utama yang akan dikerjakan.

Pemprov DKI juga berupaya melakukan optimalisasi sungai, salah satunya dengan membangun Transit Oriented Development (TOD) di Dukuh Atas yang akan dimulai pada awal Januari 2026. Sedangkan area di bawahnya, yakni Sungai Ciliwung akan dioptimalkan menjadi hub baru bagi warga Jakarta untuk beraktivitas.

"Acara ini sangat signifikan untuk sekaligus mengampanyekan Jakarta bahwa Sungai Ciliwung merupakan sungai utama di Jakarta, ternyata sekarang ini sudah kita gunakan untuk acara pada hari ini," kata dia.

Menteri Pekerjaan Umum, Dodi Hanggodo menyampaikan, kegiatan bersih dan sehat bersama sungai ini diselenggarakan dalam rangka kick-off atau pembuka rangkaian Hari Bakti Pekerjaan Umum yang ke-80 tahun 2025. Acara ini mengusung tema "Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju."

"Pagi ini kita memulai kick-off Nasional Hari Bakti PU di tepian Sungai Ciliwung, titik awal rangkaian susur sungai yang akan bergulir di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Daerah aliran sungai inilah yang akan menjadi gerakan nasional kita dimulai," ucapnya.

Pada kesempatan ini, Dodi memberikan apresiasi atas inisiatif Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam melakukan penanganan sungai. Kementerian PU, kata dia, siap memberikan dukungan penuh agar upaya tersebut berjalan baik.

"Sungai ini penuh dengan sedimentasi dan ujung-ujungnya nanti akan menyempit. Dan terakhir sekali adalah banjir. Makanya yang dikerjakan oleh Bapak-bapak Gubernur sungguh amat sangat saya apresiasi," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya