Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Nvidia Selamatkan Wall Street: Optimisme AI Tetap Kuat

KAMIS, 20 NOVEMBER 2025 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Wall Street ditutup menguat setelah melewati sesi yang bergejolak. Pemulihan ini dipimpin oleh saham-saham teknologi yang melonjak menjelang dan setelah rilis laporan kinerja dari perusahaan chip raksasa, Nvidia.

Dow Jones Industrial Average naik 47,03 poin atau 0,10 persen menjadi 46.138,77 pada penutupan  perdagangan Rabu 19 November 2025 Waktu setempat. S&P 500 menguat 24,84 poin atau 0,38 persen ke posisi 6.642,16. Nasdaq Composite Index bertambah 131,38 poin atau 0,59 persen menjadi 22.564,23. 

Nvidia menjadi motor penggerak utama pasar. Sahamnya ditutup melompat 2,8 persen di sesi reguler, dan melonjak lebih dari 5 persen dalam perdagangan setelah jam bursa. Lonjakan ini terjadi karena perusahaan tersebut memproyeksikan pendapatan kuartal keempat yang lebih tinggi dari perkiraan Wall Street.


Kabar ini menguatkan keyakinan investor bahwa permintaan terhadap teknologi Kecerdasan Buatan (AI) masih sangat kuat dan berkelanjutan. Saham teknologi lain, seperti AMD dan Alphabet, turut menguat mengikuti optimisme tersebut.

"Pasar seperti menghela napas lega karena Nvidia menegaskan bahwa permintaan AI tetap kuat," kata Adam Sarhan dari 50 Park Investments, dikutip dari Reuters. Ia menilai koreksi singkat pasar mungkin sudah berakhir.

Risalah pertemuan Federal Reserve (The Fed) menunjukkan adanya kekhawatiran di antara pejabat bank sentral bahwa penurunan suku bunga dapat menghambat upaya mereka mengendalikan inflasi. Di saat yang sama, investor cemas menjelang rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang sangat penting dan tertunda akibat penutupan pemerintah (government shutdown).

Saham perusahaan ritel besar seperti Target anjlok 2,8 persen setelah melaporkan penurunan penjualan kuartalan yang lebih besar dari perkiraan. Hal ini menjadi sinyal bahwa konsumen AS mulai menahan belanja non-esensial, mencerminkan tekanan ekonomi. Saham Walmart juga ikut melemah 0,8 persen. Saham Boeing dan Walt Disney bernasi sama, anjlok, 2,07 dan 1,51 persen. 

Volume perdagangan di bursa Wall Street mencapai 17,46 miliar saham, di bawah rata-rata harian 20,2 miliar saham selama 20 hari terakhir.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya