Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa bergerak mendatar menjelang rilis kinerja Nvidia

KAMIS, 20 NOVEMBER 2025 | 07:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa ditutup mendatar, saat investor bersikap sangat hati-hati menjelang pengumuman laporan kinerja dari Nvidia, perusahaan chip yang menjadi jantung revolusi Kecerdasan Buatan (AI). 

Hasil laporan ini dinilai sebagai penentu: apakah kenaikan tajam saham-saham teknologi selama setahun terakhir memang didukung oleh keuntungan yang nyata, atau justru sudah menjadi gelembung (bubble) yang terlalu mahal. 

Kehati-hatian membuat indeks pan-Eropa STOXX 600 hanya turun sangat tipis, dan sebagian besar indeks besar seperti Jerman, Inggris, dan Prancis juga sedikit melemah.


Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup turun tipis 0,03 persen atau 0,15 poin menjadi 561,71, pada penutupan perdagangan Rabu 19 November 2025

Indeks DAX Jerman melemah 0,08 persen atau 17,61 poin menjadi 23.162,92. FTSE 100 Inggris menyusut 0,47 persen atau 44,89 poin ke 9.507,41 dan CAC Prancis berkurang 0,18 persen atau 14,16 poin menjadi 7.953,77.

Saham industri pertahanan Eropa anjlok tajam, seiring munculnya sinyal upaya perdamaian baru untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina yang dapat mengurangi pesanan senjata. 

Di sisi lain, saham teknologi berhasil pulih dari pelemahan awal dan naik tipis, bersama dengan sektor media dan pertambangan yang menguat. 

Saham Rheinmetall, Renk, BAE Systems, Leonardo, dan Saab termasuk yang mengalami penurunan terbesar, masing-masing merosot antara 4,5 hingga 7,7 persen. 

Saham Sage melonjak 1,2 perseb setelah melaporkan kenaikan laba operasi yang lebih baik dari perkiraan, sementara sektor media melesat 2 persen dengan Universal Music Group melambung 6,2 persen.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya