Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di acara Peresmian Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Kota Surakarta, Rabu, 19 November 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Saksikan Pertukaran LoI Kemitraan EdTech RI–UEA

RABU, 19 NOVEMBER 2025 | 15:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung prosesi pertukaran Pernyataan Kehendak (Letter of Intent/LoI) antara Yayasan Khalifa bin Zayed Al Nahyan dari Uni Emirat Arab (UEA) dan Kementerian Agama RI terkait kemitraan dalam pengembangan teknologi pendidikan (EdTech).

Kegiatan tersebut berlangsung di sela acara Peresmian Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Kota Surakarta, Rabu, 19 November 2025.

Dalam naskah LoI itu, kedua pihak menegaskan komitmen mereka untuk memperluas ruang kolaborasi lintas negara yang berfokus pada transformasi digital, inovasi pedagogi, dan pengembangan metode belajar yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik masa kini.


Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan ekosistem pembelajaran yang lebih modern dan mendorong lahirnya generasi muda yang unggul.

Yayasan Khalifa dan Kementerian Agama juga menggarisbawahi perlunya solusi teknologi pendidikan yang berkelanjutan, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan riil lembaga pendidikan keagamaan di Indonesia.

"Pendekatan ini diharapkan dapat diterapkan dalam skala besar untuk memberikan manfaat yang nyata bagi siswa, guru, dan komunitas pendidikan Islam di berbagai daerah," ungkap laporan Sekretariat Presiden.

Sebelum menyaksikan penandatanganan LoI, Presiden dan Wakil Ketua Kantor Kepresidenan UEA bidang Pembangunan dan Syuhada Sheikh Theyab bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan terlebih dahulu menekan sirene dan menandatangani prasasti peresmian RS Kardiologi Emirates Indonesia.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Menko PMK Pratikno, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Angga Raka Prabowo, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, dan Wali Kota Solo Respati Ardi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya