Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Puji Inisiatif Jokowi di Balik Pembangunan RS Kardiologi Emirates-Indonesia

RABU, 19 NOVEMBER 2025 | 11:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia (KEI) di Solo merupakan salah satu inisiatif Presiden Joko Widodo. 

Hal itu ia sampaikan saat meresmikan rumah sakit hibah Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) tersebut pada Rabu, 19 November 2025. 

“Pembangunan rumah sakit ini juga adalah salah satu inisiatif dari Presiden Joko Widodo. Dimulai atas inisiatif beliau, dimulai pada saat beliau menjabat," ujarnya. 


Prabowo menyampaikan bahwa dirinya merasa beruntung karena pembangunan rumah sakit telah rampung pada masa pemerintahannya sehingga ia yang berkesempatan meresmikannya. 

"Saya sangat beruntung sudah jadi, saya yang resmikan. Takdir itu tidak bisa ditolak,” kata Prabowo. 

Presiden menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas hadirnya rumah sakit kardiologi tersebut. Menurutnya RS KEI tidak hanya mencerminkan lompatan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga simbol eratnya hubungan dua negara. 

“Saya menyambut dengan sangat bangga dan bahagia dengan kehadiran Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia. Rumah sakit ini adalah simbol persahabatan antara dua bangsa, Indonesia dan Uni Emirat Arab,” ujarnya. 

Peresmian RS KEI dilakukan bersama Putra Presiden UEA, Sheikh Theyab bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Kantor Kepresidenan UEA bidang Pembangunan dan Syuhada. 

Keduanya menekan tombol peresmian dan menandatangani prasasti bersama.

Dalam laporan sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa RS KEI dibangun selama dua tahun melalui hibah Pemerintah UEA senilai Rp417,3 miliar. 

Rumah sakit memiliki 100 kamar, tiga ruang operasi, dan ditujukan menjadi pusat jantung berskala internasional di Jawa Tengah.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya