Berita

Gubernur Sumut Bobby Nasution.(Foto: Dokumentasi RMOL)

Hukum

KPK Ditantang Geledah Rumah Bobby Nasution

RABU, 19 NOVEMBER 2025 | 04:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Untuk mengungkap secara terang benderang kasus dugaan suap proyek jalan di Dinas PUPR Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak menggeledah kediaman Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Demikian dikatakan analis politik Saiful Huda Ems melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 19 November 2025.

KPK didorong menggeledah rumah Bobby untuk mencari barang bukti dugaan keterlibatan menantu Joko Widodo alias Jokowi itu dalam kasus suap proyek jalan di Dinas PUPR yang melibatkan anak buahnya, Topan Ginting.


"Saat mendatangi rumah Bobby, KPK bisa mengulang pola penggeledahan rumah Hasto Kristiyanto dengan mengerahkan banyak personel, seperti drama di film-film action, di mana polisi menyerbu rumah penjahat," kata Saiful.

"Biar penyidik KPK terlihat lebih adil dan terkesan berani menghadapi menantu Jokowi," sambungnya.

Apabila penyidik KPK tidak berani melakukan penggeledahan rumah Bobby, kata Saiful, berarti lembaga yang dipimpin Setyo Budiyanto itu memang benar-benar telah dikendalikan orang kuat dari jauh.

"Jangan biakan Bobby seperti tak pernah dapat disentuh oleh hukum," demikian Saiful.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya