Berita

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri saat rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR, Senin, 17 November 2025. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pertamina Pertahankan Kinerja Positif 2025

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 22:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kinerja keuangan dan operasional PT Pertamina (Persero) tetap solid sepanjang 2025 di tengah tekanan kondisi makro global.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, Senin, 17 November 2025, menegaskan pencapaian ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa Pertamina sebagai soko guru dan tumpuan bangsa Indonesia.

“Pertamina mengimplementasikan program strategis melalui dual growth strategy memaksimalkan bisnis konvensional dan mempercepat transisi menuju energi rendah karbon. Ini adalah langkah improvement berkelanjutan sesuai arah pembangunan nasional,” jelas Simon.


Menurutnya, program strategis Pertamina dirancang untuk mendukung agenda pemerintah meningkatkan produksi migas, memperbaiki neraca energi, dan mendorong transisi menuju energi bersih yang terjangkau bagi masyarakat.

Di tahun 2025, Pertamina diproyeksikan membukukan pendapatan sebesar 68 miliar Dolar AS setara Rp1.127 triliun dengan capaian laba bersih diproyeksikan sebesar 3,3 miliar Dolar AS setara Rp54 triliun. 

Kontribusi Pertamina kepada negara melalui PNBP, pajak dan dividen sampai dengan September 2025 mencapai Rp262 triliun. 

Di sisi operasional, improvement kinerja operasional Pertamina terukur jelas dengan tren positif, antara lain produksi Migas tetap terjaga dicatas 1 Juta MBOEPD, Yield Valuable Kilang mencapai level tertinggi lebih dari 83 persen, volume penjualan menembus lebih dari 100 juta KL, volume niaga gas stabil di atas 300 juta MMBTU hingga 31 Oktober 2025.

Volume kargo Pertamina International Shipping tumbuh 8 persen, dan produksi listrik diproyeksikan mencapai 8,4 GWh.

“Capaian ini menunjukkan improvement bukan hanya jargon, tetapi komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi dan memberi nilai terbaik bagi Indonesia menuju Indonesia emas 2045,” tegas Simon.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya