Berita

Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Nasdem, Arif Rahman, saat meninjau sentra produksi emping di Kecamatan Jiput-Menes, Pandeglang. (Foto: Dokumentasi Fraksi Nasdem)

Nusantara

Arif Rahman Dorong Emping Melinjo Menes Go Internasional

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 05:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Industri emping melinjo di Kabupaten Pandeglang dinilai memiliki potensi besar menembus pasar global. 

Hal itu disampaikan anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Nasdem, Arif Rahman saat meninjau sentra produksi emping di Kecamatan Jiput-Menes, Pandeglang, Banten, Senin 17 November 2025.

Arif menegaskan bahwa emping Menes Pandeglang bukan sekadar usaha rumahan, tetapi sumber penghidupan bagi banyak keluarga. Karena itu, pemerintah diminta lebih serius menghadirkan dukungan konkret.


“Di balik setiap lembar emping, ada kerja keras masyarakat, ada harapan untuk kesejahteraan,”ujar Arif.

Ia menilai kualitas emping melinjo Pandeglang sangat layak untuk dipasarkan secara internasional. Jika dikelola lebih baik, komoditas ini bisa menjadi ikon daerah.

“Emping kita punya kualitas. Pasarnya luas, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri. Kita harus percaya bahwa produk lokal bisa bersaing dan bahkan mendunia,” kata Legislator Nasdem Dapil Banten I itu.

Arif juga menyoroti pentingnya ketersediaan bahan baku untuk menjaga keberlanjutan industri. Karena itu, ia meminta pemerintah menyiapkan bibit pohon melinjo unggul secara berkelanjutan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya