Berita

Mantan Guru Besar Universitas Muhammadiyah Prof Hamka (Uhamka) Prof. Tono Saksono. (Foto: Youtube Forum Keadilan TV)

Politik

Alumni UGM Kecewa Roy Suryo Cs Dituduh Manipulasi Ijazah Jokowi

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 04:50 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Guru Besar Universitas Muhammadiyah Prof Hamka (Uhamka) Prof. Tono Saksono menanggapi pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri soal Roy Suryo cs telah mengedit dan memanipulasi ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"(Pernyataan Kapolda Metro Jaya) sangat saya sesalkan," kata Tono dikutip dari kanal Youtube Forum Keadilan TV, Selasa 18 November 2025.

Menurut Tono, penelitian yang dilakukan Roy Suryo cs termasuk wilayah Digital image processing. Ia mengaku banyak melakukan penelitian seperti itu.


"Untuk memeriksa ijazah Jokowi sangat sederhana. Cukup dua dimensi," kata Tono yang merupakan alumni Teknik Geodesi dari Fakultas Teknik UGM tahun 1979 ini.

Meski demikian, Tono mengaku belum melakukan pemeriksaan terkait ijazah Jokowi. 

"Tapi saya melakukan penelitian secara akademis maupun profesional," kata Tono.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep mengatakan, berdasarkan pemeriksaan dari Puslabfor Polri dalam aspek analog dan digital, penyidik berkesimpulan bahwa para tersangka telah menyebarkan tuduhan palsu terhadap Jokowi.

"Berdasarkan temuan tersebut, penyidik menyimpulkan bahwa para tersangka telah menyebarkan tuduhan palsu dan melakukan edit serta manipulasi digital terhadap dokumen ijazah dengan metode analisis yang tidak ilmiah dan menyesatkan publik," kata Irjen Asep, Kamis 13 November 2025.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya