Berita

Gunung Sakurajima mengeluarkan abu dan asap pada Minggu, 16 November 2025 (Foto Youtube Zaiho)

Dunia

Gunung Sakurajima Meletus, Jepang Keluarkan Peringatan Hujan Abu

MINGGU, 16 NOVEMBER 2025 | 15:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gunung Sakurajima di Jepang selatan kembali erupsi pada Minggu dini hari, 16 November 2025, memuntahkan abu dan asap tinggi ke udara serta memicu peringatan hujan abu dari otoritas setempat.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan bahwa erupsi terjadi sebelum fajar dan mengirimkan kolom abu serta asap hingga mencapai ketinggian sekitar 4.400 meter. 

“Sakurajima, salah satu gunung berapi paling aktif di Jepang, meletus sebelum matahari terbit,” demikian pernyataan JMA, seperti dimuat AFP. 


Sejauh ini tidak ada laporan kerusakan. Seorang pejabat di Prefektur Kagoshima, tempat gunung tersebut berada, mengatakan bahwa kondisi masih dalam pemantauan. 

“Tidak ada kerusakan yang dilaporkan,” ujarnya singkat.

Meski begitu, JMA memprediksi hujan abu akan turun di sebagian wilayah Kagoshima dan Prefektur Miyazaki, seiring dengan erupsi yang masih terjadi beberapa kali. Otoritas meminta warga tetap waspada terhadap potensi gangguan aktivitas.

“Di area yang diperkirakan menerima hujan abu sedang, mohon ambil langkah perlindungan seperti menggunakan payung atau masker, dan pastikan berkendara secara perlahan,” imbau badan tersebut.

JMA juga menegaskan bahwa tingkat status waspada tetap berada di level tiga dari lima tingkat, yang berarti akses menuju area sekitar gunung dibatasi demi keselamatan warga dan wisatawan.

Hingga Minggu siang, aktivitas vulkanik masih dipantau ketat oleh otoritas setempat melalui kamera pemantau dan laporan lapangan. 

Gunung Sakurajima sendiri dikenal sering mengalami erupsi kecil hingga sedang sepanjang tahun.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya