Berita

Roy Suryo bersama Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa hadir memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis, 13 November 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Roy Suryo Dkk Disebut Pahlawan Revolusi

JUMAT, 14 NOVEMBER 2025 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin memastikan Roy Suryo, Rismon Sianipar dan dokter Tifa tak ditahan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Kamis, 13 November 2025.

Ketiganya diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Penetapan tersangka ini merupakan tindak lanjut laporan Jokowi atas dugaan fitnah terkait tuduhan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.


Dikutip dari akun Instagram RMOL, Jumat, 14 November 2025, kiprah ketiganya lagi-lagi memperoleh banjir dukungan dari warganet. Tidak tanggung-tanggung, bahkan ada yang menyebut ketiganya sebagai pahlawan revolusi meskipun belum meninggal dunia.

“PAHLAWAN REVOLUSI : ROY, RISMON, TIFA,” tulis akun @rakyat_jelata_6677.

“Alhamdulillah tuh kan berkah do'a2 kita hidup penyidik yang baik dan sadar mudah para ahli yang di percaya al ulama indonesia,” timpal akun @dulah2410.
“Ingat bro ! Kebenaran itu hanya tertunda. Dan ia tidak akan dapat dikalahkan. Karena kebenaran itu milik Allah swt !” tegas akun @mughty_syeira.

Sebaliknya, warganet pun melontarkan kepada Jokowi yang dianggap tidak berani menunjukkan ijazah aslinya dan kerap membuat kegaduhan.

“Noh ditangkap si Mulyono,,wong jelas gak berani ditunjukkan ke publik dipersidangan kok mau penjarakan penggugat yang sudah cukup alat bukti, emang udah gak beres hukum Konoha isinya orang gak amanah dalam tupoksi,” tulis akun @prilla_94.

“Di pengadilan Jokowi harus menunjukkan ijazah asli nya,” timpal akun@jatibarutenabang.

Kendati demikian, ada juga warganet yang pesimis bahwa akhirnya Roy Suryo dkk tetap dikriminalisasi.

“Endingnya tetap aja Roy cs akan dikriminalisasi,” tulis akun @slow_aja6406.

Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 536 warganet meng-likes dan terdapat 243 komentar.
  

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya