Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Hukum

20 Korban Ledakan SMAN 72 Masih Dirawat di Tiga Rumah Sakit

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 21:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Puluhan korban ledakan SMAN 72 masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit hingga Kamis, 13 November 2025.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan, puluhan korban dirawat di tiga rumah sakit, yakni RS Islam Jakarta Cempaka Putih, RS YARSI, dan RS Polri Kramat Jati.

"Data korban per hari ini jam 13.00 WIB sejumlah 20 pasien," kata Budi kepada wartawan, Kamis, 13 November 2025.


Di RS Islam Jakarta ada 13 korban ledakan SMAN 72 dirawat intensif. Kemudian di RS YARSI ada 6 korban dirawat, dan RS Polri ada 1 korban ledakan SMAN 72 yang sedang menjalani perawatan.

Sementara itu, Polda Metro juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap orang tua terduga pelaku.

"Sudah (diperiksa), 2 hari lalu. Mohon waktu ya," singkatnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya