Berita

PM Australia Anthony Albanese dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Instagram @sekretariat.kabinet)

Dunia

Ini Hadiah Balasan Prabowo untuk Toto Anjing Kesayangan Albanese

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 11:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan hadiah untuk Toto, anjing kesayangan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, saat kunjungan kenegaraannya di Sydney. 

Berdasarkan unggahan di Instagram resmi @sekretariat.kabinet pada Kamis, 13 November 2025, hadiah tersebut diserahkan Prabowo dalam sebuah kotak berwarna krem berukuran sedang. 

Saat Albanese membuka kotak itu, tampak foto Toto mengenakan kalung syal merah bertuliskan “Toto love Bobby” di bagian dalam tutupnya.


Di dalam kotak terdapat kaos berwarna dasar putih dengan pinggiran merah bertuliskan “TOTO” di bagian depan, serta gambar anjing dan kucing di bagian belakang. 

Prabowo juga menyertakan satu set tali garis-garis bertuliskan nama Toto. 

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pemberian hadiah kepada hewan peliharaan pimpinan negara merupakan bentuk diplomasi personal ala Presiden Prabowo. 

Menurutnya, diplomasi tidak selalu diwujudkan melalui forum resmi atau negosiasi kenegaraan.

“Diplomasi pun bisa dijembatani oleh dua binatang peliharaan milik dua orang pemimpin negara,” tulis Teddy.

Seskab menyebut Presiden Prabowo memiliki kucing kesayangan bernama Bobby, sementara Albanese dikenal dengan anjing peliharaannya, Toto.

“Bobby dan Toto memang belum pernah bertemu, tapi mereka telah menjadi simbol kedekatan dua pemimpin negara. Simbol persahabatan dua bangsa,” ujar Teddy.

Sebelumnya, pada kunjungan Albanese ke Indonesia pada Mei 2025, Perdana Menteri Australia itu lebih dulu memberikan hadiah untuk Bobby berupa syal merah bertuliskan “Australia ?? Indonesia”, yang bahkan dipakaikan langsung kepada kucing kesayangan Prabowo.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya