Berita

Presiden Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis, 13 November 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Tiba di Jakarta, Prabowo Ceritakan Kesan Lawatan Sehari di Sydney

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 09:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden RI Prabowo Subianto dan rombongan terbatas tiba di Tanah Air pada Kamis dini hari, 13 November 2025, sekitar pukul 01.30 WIB. 

Prabowo kembali ke tanah air usai setelah menuntaskan kunjungan kenegaraan singkatnya di Sydney, Australia.

Setibanya di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Prabowo disambut oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.


Kunjungan kenegaraan yang berlangsung selama satu hari tersebut memuat sejumlah agenda strategis yang mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan kemitraan dengan Australia sebagai tetangga terdekat dan mitra penting di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam keterangannya kepada awak media di Sydney, Prabowo menyampaikan kesan positif atas rangkaian lawatan tersebut.

“Saya kira sangat baik, ya. Kita harus tahu bahwa kita bertetangga dan Indonesia berkepentingan punya hubungan baik sama Australia," ujarnya. 

Prabowo juga menambahkan bahwa kerja sama yang terjalin dengan baik di berbagai bidang akan membawa manfaat besar, tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi kawasan secara keseluruhan.

"Demikian sebaliknya, kalau kita bekerja sama dengan baik di semua bidang, ini akan membawa manfaat yang sangat besar untuk kedua negara dan untuk kawasan kita semuanya,” kata Kepala Negara. 

Ia menegaskan, kerja sama yang erat antara Indonesia dan Australia menjadi kunci bagi terwujudnya stabilitas, keamanan, serta kemakmuran bersama di kawasan. 

Melalui dialog dan kolaborasi lintas sektor mulai dari pertahanan, ekonomi, hingga pendidikan kedua negara diharapkan dapat memperkuat fondasi hubungan yang saling menguntungkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya