Berita

Direktur Hukum Bakamla Laksma Bakamla Fenny Akwan dalam forum MLED 16 Kota Kuching, Sarawak, Malaysia, Rabu, 12 November 2025. (Foto: Humas Bakamla)

Pertahanan

Bakamla Sumbang Gagasan dalam Forum MLED ke-16 di Malaysia

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 06:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Direktur Hukum Bakamla Laksma Fenny Akwan sebagai Ketua Delegasi Indonesia menghadiri 16th Maritime Law Enforcement Dialogue (MLED 16) yang diselenggarakan di Kota Kuching, Sarawak, Malaysia, Rabu, 12 November 2025.
 
Dialog ini merupakan wadah untuk memperkuat kerja sama, berbagi pengalaman antar lembaga penegak hukum laut di kawasan. Para delegasi sepakat membentuk komitmen dalam memperkuat sinergi dan kerja sama regional.
 
“Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mewujudkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut yang aman, tertib, dan damai untuk masa depan yang berkelanjutan,” ujar Laksma Fenny dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 13 November 2025. 
 

 
Materi pokok dalam MLED 16 terkait dengan Implementasi UNCLOS 1982, SOP Pengumpulan Bukti, Teknik Penuntutan Kejahatan Maritim, Table Top Exercise, dan simulasi latihan De-escalating Maritime Tensions in Clandestine Ship-to-Ship atau menurunkan ketegangan maritim dalam aktivitas pemindahan kapal ke kapal secara ilegal.
 
MLED 16 dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti oleh perwakilan Aparat Penegak Hukum Maritim dari negara Malaysia (APMM dan Jaksa), Philippine (PCG, Philippine Navy dan NMC, Dept.of Justice), Thailand (Thai-MECC, Thai Marine Police, Ministry of Justice and Office of Attorney General) dan Vietnam (VCG, Depart.of Justice, People’s Procuracy of Vietnam). Pada kesempatan ini, Indonesia mengirimkan delegasi berasal Bakamla dan Kejaksaan Agung.
 
Fasilitator dalam MLED 16 diisi oleh United Nations Office on Drugs and Crime Global Maritime Crime Program (UNODC GMCP) Expert Consultant Kathryn Paik, Afanador Ceballos, Leonardo Bernard, Rodrigio Lorenzo, dan GMCP Expert Speaker Prof. Geoffrey Till.
 

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya