Berita

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung. (Foto: Dokumentasi BGN)

Nusantara

BGN Minta Rakyat Kawal Ketat Program MBG

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam melakukan perubahan fundamental pertumbuhan generasi di Indonesia.

Lazimnya sebuah gebrakan baru, tidak mudah berjalan baik di awal. Masih terjadi beberapa kasus kandungan bakteri jahat dalam makanan sehingga berdampak pada metabolisme siswa-siswi penerima manfaat MBG.

Seperti yang terjadi pada beberapa sekolah di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Jawa Barat. Terindikasi makanan tersebut disajikan dari SPPG Kayu Ambon dan SPPG Cibodas 2, Bandung Barat.


Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung tidak membantah bahwa masih adanya kekurangan dalam menjalankan Program MBG. Namun, dirinya menjamin bahwa BGN selaku badan pelaksana terus memperbaiki sistem pengelolaan.

“Kita (BGN) akan terus berbenah diri dan terus melakukan perbaikan secara mendasar. Kemarin sudah di investigasi oleh tim, dan kita terus dalami kasus seperti ini. Terima kasih kami kepada rakyat yang terus mengawasi dan mendukung program Presiden Prabowo," Lodewyk melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu 12 November 2025.

Ia mengaku semakin optimis setelah adanya keterlibatan aktif dari Matra TNI terhadap pelaksanaan program MBG. Dengan terlibatnya TNI secara aktif, berjenjang dan proporsional akan menjadi percepatan pencapaian target Presiden Prabowo.

“Mohon dukungan dan pengawasan rakyat, ini program baik yang harus sama-sama kita sukseskan. Ini momentum untuk kembali membangun tradisi gotong-royong antara semua golongan," pungkas Lodewyk.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya