Berita

Gelaran acara perayaan lima tahun penandatanganan TAC Kuba dan ASEAN, Rabu, 12 November 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Kuba Peringati Lima Tahun Penandatanganan TAC dengan ASEAN

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 21:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedutaan Besar Kuba di Indonesia menggelar perayaan lima tahun penandatanganan Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) antara Republik Kuba dan ASEAN di Hotel Ciputra Jakarta, Rabu malam, 12 November 2025.

Acara yang dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat dan mitra bisnis Kuba dimulai sekitar pukul 17.30 WIB. Lagu Kebangsaan Kuba dan ASEAN dikumandangkan, disusul sambutan dari Duta Besar Kuba untuk Indonesia, Dagmar Gonzales Grau.

Dalam pidatonya, Dubes Dagmar menegaskan bahwa penandatanganan TAC pada 10 November 2020 lalu menandai babak baru hubungan Kuba dengan negara-negara Asia Tenggara. 


“Momen bersejarah ini menandai dimulainya era baru dalam hubungan kami dengan negara-negara anggota ASEAN, yang didasarkan pada rasa saling menghormati, solidaritas, dan kerja sama yang damai,” ujar Dagmar.

Ia menambahkan, keikutsertaan Kuba dalam TAC bukan hanya simbolis, melainkan komitmen nyata terhadap prinsip-prinsip multilateralisme dan penyelesaian sengketa secara damai.

“Kuba menjadi negara Karibia pertama dan kelima di Amerika Latin yang bergabung dengan instrumen ini, menegaskan kembali komitmennya terhadap multilateralisme, non-intervensi, dan penyelesaian sengketa secara damai,” lanjutnya.

Dubes Dagmar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan ASEAN terhadap perjuangan Kuba, termasuk dalam menentang blokade ekonomi yang diberlakukan Amerika Serikat.

“ASEAN telah menjadi sekutu tanpa syarat dalam mempertahankan kedaulatan Kuba, mendukung Resolusi melawan blokade ekonomi, komersial, dan finansial yang diberlakukan oleh Amerika Serikat terhadap Kuba dari tahun ke tahun. Solidaritas ini tidak dilupakan,” tegasnya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada tantangan yang perlu diatasi, seperti jarak geografis dan hambatan perdagangan. Untuk itu, Kuba kini tengah mendorong kerja sama konkret di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, dan penanggulangan bencana. 

“Kami berupaya membangun mekanisme kerja sama yang konkret di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, dan bencana alam, dengan proposal 17 gagasan proyek yang telah kami ajukan untuk dipertimbangkan oleh negara-negara anggota dan Sekretariat ASEAN,” ungkap Dagmar.

Sementara itu, Asisten Sekretaris Jenderal ASEAN, Nararya S. Soeprato, dalam sambutannya memuji langkah Kuba yang bergabung dengan TAC pada tahun 2020. 

“Saya senang mengetahui hubungan Kuba yang berkembang dan mesra dengan ASEAN, bergabung dengan penuh hormat, pemahaman, dan komitmen berkongsi dengan prinsip multilateralism, keamanan, dan perkembangan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Acara peringatan tersebut ditutup dengan jamuan makan malam khas Kuba yang disajikan bagi para tamu undangan, menandai semangat persahabatan dan kerja sama yang semakin erat antara Kuba dan negara-negara anggota ASEAN.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya