Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

AHY Soal Kebijakan Zero ODOL 2027: Biaya Logistik Naik, Tapi Masyarakat Aman

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 20:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa penerapan kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (Zero ODOL) mulai 1 Januari 2027 bukan sekadar jargon.

Ditegaskan AHY, langkah itu menjadi upaya pemerintah untuk menyeimbangkan aspek keselamatan, efisiensi, dan kesejahteraan dalam sistem logistik nasional.

“Overload ini telah menyebabkan banyak kecelakaan. Tragedi seperti itu terlalu banyak. Never again kita (tidak) biarkan siapapun menjadi korban di jalan akibat kelalaian orang lain,” ujarnya dalam ALFI CONVEX 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada Rabu, 12 November 2025.


Menurut AHY, kebijakan Zero ODOL bukan hanya berbicara tentang penegakan hukum (enforcement), tetapi juga perubahan paradigma dan ekosistem logistik yang lebih sehat. 

“Selama ini pengemudi sering disalahkan, padahal mereka hanya satu elemen dari masalah yang sudah terjadi belasan tahun. Kini, dengan energi yang disatukan, kita bisa kawal perubahan ini,” tegasnya.

Namun, AHY juga mengungkapkan adanya konsekuensi ekonomi dari penerapan kebijakan ini. Berdasarkan kajian bersama Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Perdagangan, kebijakan Zero ODOL diperkirakan dapat meningkatkan l biaya logistik dan tekanan inflasi dalam jangka pendek.

“Kebijakan Zero Odol ini akan terjadi peningkatan biaya logistik alami, naturally seperti itu, kemudian ada sedikit inflasi tetapi in the long run dalam jangka panjang, justru kita bisa mendapatkan berbagai benefit jangka menengah, jangka panjang paling tidak, kita bisa menambah atau berkontribusi pada pertumbuhan GDP kemudian akan hadir potensi investasi,” jelasnya.

Dari hasil pembahasan tersebut, lanjut AHY, sekitar 35 persen pelaku usaha dari berbagai sektor baik pedagang besar, menengah, maupun UMKM menyatakan kesiapan berinvestasi untuk menambah armada logistik yang sesuai regulasi. 

Potensi investasi tersebut diperkirakan mencapai Rp48 triliun, termasuk untuk pembangunan gudang dan infrastruktur pendukung lainnya.

“Ketika tidak terjadi kecelakaan ketika masyarakat merasa aman, merasa nyaman, tidak khawatir, ini adalah sesuatu yang juga sangat significant artinya bukan hanya semua dikuantifikasi, tetapi juga secara kualitatif, ini lebih baik untuk masyarakat kita,” ujar AHY.

Ia berharap kebijakan Zero ODOL 2027 bisa menjadi momentum transformasi logistik Indonesia menuju sistem transportasi yang lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan. 

“Mohon doanya, mudah-mudahan kebijakan Zero ODOL bisa kita wujudkan bersama,” pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya