Berita

(Foto: Dok. AOC OKU)

Nusantara

AOC OKU Berkala Lakukan Uji Sampel Air Sungai Sekitar Tambang

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 19:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berkala lakukan uji sampel air di sungai-sungai sekitar site tambang, PT Abadi Ogan Cemerlang (AOC) menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. 

Foreman Environment PT AOC, Rifqi Wahyudi, menjelaskan bahwa perusahaan secara aktif melakukan langkah preventif dan transparan secara berkala dengan melibatkan berbagai pihak dalam proses pemeriksaan. 

Dia menyampaikan, monitoring uji sampel dilakukan bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Ogan Komering Ulu, UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah OKU, perwakilan TNI/Polri, serta berbagai ormas lingkungan yang ada di OKU.


"Salah satunya bersama Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan (AMPLI), kami terakhir melakukan uji sampel air di Sungai Ogan pada 13 Agustus lalu, jadi belum lama ini,” jelas Rifqi dalam keterangan tertulis, Rabu 12 November 2025. 

Tidak sebatas uji sampel air, kata dia, tim secara seksama menelusuri aliran limbah yang sempat diduga mencemari sungai di sekitar tambang batubara, dimulai sejak di kolam terakhir IPAL sebelum dibuang ke sungai.

“Pengambilan sampel air juga dilakukan di tiga titik Sungai Landtipe, dua titik di Sungai Ogan. Setelah itu, semua sampel air dikirim ke UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Selatan sehari kemudian, pada 14 Agustus 2025,” terangnya.

Sementara Kepala Departemen Kehumasan PT AOC Catur Tunggal memastikan, bahwa hasil pengecekan dari hulu Sungai Landtipe hingga aliran terakhir Sungai Ogan semuanya masih normal. 

Ia bahkan menambahkan, bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah pembersihan dan perbaikan lingkungan bersama tim HSE dan produksi. 

“Kami melakukan pembersihan batang-batang kayu yang berpotensi menyumbat jembatan dan menghambat aliran air. Semua dilakukan agar kondisi sungai tetap aman dan bersih,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya