Berita

Kepala BGN Dadan Hindayana. (Foto: Tangkapan layar YouTube DPR)

Politik

BGN Catat 211 Kasus Keracunan MBG, Tapi Program Berjalan Baik

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 12:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat adanya ratusan kasus keracunan pangan yang terkait dengan pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.

“Total kejadian di Indonesia itu sampai hari ini itu ada 441 di mana MBG menyumbang 211 kejadian atau kurang lebih 48 persen dari total keracunan pangan yang ada di Indonesia,” kata Kepala BGN Dadan Hindayana dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Rabu, 12 November 2025.

Berdasarkan data BGN, jumlah penerima manfaat program MBG yang mengalami gangguan kesehatan dan harus menjalani perawatan mencapai 636 orang untuk rawat inap, serta 11.004 orang untuk rawat jalan. 


Sementara data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat angka sedikit lebih tinggi, yakni 638 rawat inap dan 12.755 rawat jalan.

“Kalau di Kemenkes 638 beda dus, tapi kami akan sinkronkan. Kemudian yang rawat jalan data kami 11.004, di Kemenkes 12.755, sehingga totalnya kalau berbasis laporan Kemenkes itu 13.371 penerima manfaat yang alami gangguan kesehatan akibat program makan bergizi,” kata Dadan.

Meski demikian, Dadan menegaskan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan program berjalan baik. 

“Sampai hari ini kita sudah memproduksi total 1,8 miliar porsi makan alhamdulilah, dan alhamdulilah sebagian besar berjalan dengan baik,” pungkas Dadan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya