Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di Sydney, Selasa, 11 November 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Dinilai Bawa Harapan Baru bagi Pendidikan dan Diplomasi Indonesia-Australia

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 10:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto, di Sydney, Australia, disambut antusias oleh para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan doktoral di Negeri Kanguru.

Salah satunya adalah Sultan, perwakilan mahasiswa doktoral Indonesia di Australia, yang menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap kepemimpinan Prabowo dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang pendidikan dan diplomasi.

“Saya merasa sangat senang dengan kedatangan Pak Prabowo karena ini bisa mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia,” ujar Sultan di Sydney, seperti dikutip Rabu, 12 November 2025. 


Sultan menilai, pemerintahan Prabowo membawa optimisme baru bagi kerja sama pendidikan antara kedua negara. 

Ia berharap, hubungan yang semakin erat itu akan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda Indonesia untuk menempuh pendidikan di luar negeri.

“Harapan saya, hubungan Indonesia–Australia semakin kuat sehingga makin banyak kesempatan bagi teman-teman di Indonesia untuk bisa kuliah di luar negeri,” lanjutnya.

Selain itu, Sultan juga menitipkan harapan agar perhatian Presiden terhadap sektor pendidikan tidak hanya terfokus pada pendidikan tinggi, tetapi juga mencakup jenjang dasar dan menengah di Tanah Air.

“Saya berharap ke depan Bapak Presiden juga dapat memberikan perhatian lebih kepada siswa SD hingga SMA yang masih mengalami kesulitan mengakses pendidikan di Indonesia,” tuturnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya