Berita

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq dalam kegiatan Penguatan Koordinasi dan Percepatan Revitalisasi tingkat SMA, Senin, 10 November 2025. (Foto: Dok. Kemendikdasmen)

Politik

Revitalisasi Sekolah: Sekolah Diperbaiki, Ekonomi Bergerak

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 23:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program revitalisasi sekolah yang dijalankan pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) 7/2025 merupakan langkah strategis memperbaiki bangunan sekolah sekaligus menggerakkan ekonomi sekitar sekolah.

“Revitalisasi sekolah ini tidak berhenti pada pembangunan fisik. Setiap aktivitas pembangunan kami dorong agar sekolah melibatkan masyarakat sekitar, mulai dari tenaga kerja lokal, penyedia bahan bangunan, hingga UMKM setempat," kata Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, Selasa, 11 November 2025.

Program tersebut diharapkan bisa berdampak langsung terasa bagi ekonomi setempat. Program ini juga dijalankan dengan prinsip swakelola dan gotong royong sebagaimana arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti.


“Pak Menteri selalu mengingatkan revitalisasi harus dilakukan dengan semangat swakelola. Sekolah dan masyarakat menjadi pelaku utama, bukan sekadar penerima hasil. Dengan begitu, ada rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dan rasa saling memiliki,” jelas Wamen.

Menurut Wamen Fajar, pendekatan swakelola ini juga merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada masyarakat, serta mencerminkan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan pendidikan sebagai gerakan gotong royong semua anak bangsa.

Selain revitalisasi fisik, Wamen Fajar menyebut bahwa pemerintah juga mendorong transformasi digital dengan distribusi 288 ribu Interactive Flat Panel (IFP) ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

“Anak-anak di pulau terpencil kini bisa belajar dengan teknologi yang sama seperti di kota besar. Ini wujud nyata dari pendidikan yang berkeadilan,” pungkasnya.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya