Berita

Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said. (Foto: Dokumentasi Universitas Harkat Negeri)

Nusantara

Sudirman Said: Pemimpin Indonesia Harus Berperilaku Pendidik

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 15:47 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, menekankan peran vital pendidik, yakni sebagai pemimpin. Demikian pula sebaliknya, pada hakikatnya, pemimpin sekaligus juga seorang pendidik.  

“Alangkah hebatnya bila para pemimpin Indonesia juga berperilaku sebagai pendidik,” kata Sudirman di depan forum EDUPSY Series 1.0 di Universitas Harkat Negeri, Tegal, Selasa 11 November 2025.

Bagi Sudirman, kepemimpinan sejati bukan bertolak dari jabatan atau kekuasaan, melainkan dari pengaruh yang ditumbuhkan oleh kepercayaan dan keteladanan. Pemimpin yang mendidik, imbuhnya, adalah mereka yang menggerakkan tanpa memaksa, yang membangkitkan semangat tanpa menakut-nakuti.


Sudirman menegaskan bahwa sejatinya pemimpin dan pendidik memiliki misi yang sama. Yaitu: menumbuhkan potensi terbaik manusia. “Pemimpin sejati diikuti bukan karena posisi, tetapi karena teladan dan inspirasi."

Sudirman menyinggung para pendiri bangsa yang sebagian besar berawal sebagai guru. Misalnya Ki Hajar Dewantara selaku pendiri Taman Siswa yang gencar memperjuangkan kemerdekaan berpikir. 

"KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari mengajarkan nilai-nilai ke-Islama-n melalui pendidikan. Tan Malaka, R.A. Kartini, RA Kardinah, Bung Hatta, hingga Jenderal Soedirman, semua pernah mengajar, menulis, atau mendidik, bahkan sebelum mereka memimpin bangsa," kata Sudirman.

Bangsa ini, sambungnya, lahir dari ruang pendidikan. Para pendiri republik tidak hanya memimpin (di depan), tapi juga membimbing (di tengah) bahkan mendorong (di belakang) bangsanya, untuk berpikir dan bergerak ke arah merdeka.

Guru yang baik bukan mengontrol, tapi menumbuhkan. Bukan memerintah, tapi menggerakkan. "Dalam konteks inilah kepemimpinan dan pendidikan berkelindan dalam satu napas: membentuk manusia yang merdeka, tangguh, dan berkarakter,"  ujar penggagas Forum Warga Negara ini.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Tokoh Pemuda Papua Soroti Ancaman Provokasi Asing dalam Film Pesta Babi

Kamis, 28 Mei 2026 | 00:10

Geopolitik Tembaga: Peran Indonesia dalam AI Supply Chain

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:43

Pakar IPB Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:17

Athari Gauthi Tebar Sapi Kurban Lewat Jalur Parlemen Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 22:30

AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:46

PTK Pastikan Operasional Maritim Tetap Jalan Selama Libur Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:37

Menlu Sugiono: Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:10

Purbaya Samakan Dirinya dengan Nabi Yusuf: Sama-sama Menteri Keuangan

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:08

Jokowi Ingin Pamer Kekuatan ke Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56

Istana: 1.098 Sapi Kurban Merupakan Bantuan Pemerintah lewat Banpres

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:33

Selengkapnya