Berita

residen RI ke-2 Soeharto. (Foto: Dokumentasi FSPI)

Politik

Ormas Islam Jadi Sumber Utama Sentimen Positif Gelar Pahlawan Soeharto

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 10:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, mendapatkan sentimen positif yang sangat kuat, terutama dari kalangan organisasi massa (ormas) Islam. Hal ini terungkap dari hasil penelitian kuantitatif opini publik yang dilakukan oleh Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia.

Penelitian yang memantau pemberitaan media massa dan berbagai platform media sosial pada periode 1 hingga 10 November 2025 ini menunjukkan fakta menarik.

Direktur Eksekutif DEEP Indonesia, Neni Nurhayati, memaparkan bahwa dari total 70 persen pemberitaan dan postingan yang bernada positif, sebagian besarnya berasal dari kalangan ormas Islam.


"Narasi Sentimen Positif berakar kuat pada dukungan organisasi keagamaan, yaitu pengakuan dari tokoh NU (Nahdlatul Ulama) dan Muhammadiyah," ujar Neni kepada RMOL di Jakarta, Selasa 11 November 2025. 

Alasan utama ormas Islam menyetujui pemberian gelar Pahlawan ini adalah kontribusi positif Soeharto bagi bangsa dan negara.

"Mereka menyoroti kontribusi Soeharto terhadap kemajuan bangsa dan pembangunan, bahkan menyebutnya sebagai 'bibit Muhammadiyah', memberikan legitimasi moral dan sosial bagi pendukungnya," tutur Neni.

Lebih dari itu, Neni mendapati kalangan dari dua ormas Islam terbesar di Indonesia itu meyakini kepemimpinan Soeharto berhasil menjaga kondisi negara tetap terkendali selama 3 dekade memerintah.

"Soeharto dilihat sebagai tokoh yang menjaga stabilitas nasional, membangun pondasi ekonomi, dan memimpin pembangunan yang krusial bagi Indonesia," ucapnya.

"Narasi ini sering kali mengabaikan aspek-aspek negatif kepemimpinannya demi menekankan pencapaian material," demikian Neni menambahkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya