Berita

Ilustrasi (Artiificial Inteligence)

Bisnis

Kelebihan Pasokan Masih Bayangi Pasar Minyak

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 10:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali turun pada awal perdagangan Selasa, 11 November 2025, setelah sempat naik pada sesi sebelumnya. 

Penurunan dipicu kekhawatiran pasar terhadap potensi kelebihan pasokan, yang menutupi optimisme soal kemungkinan berakhirnya penutupan pemerintahan Amerika Serikat.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun 0,2 persen menjadi 63,93 Dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) turun 0,2 persen menjadi 60 Dolar AS per barel.


"Produksi OPEC yang terus meningkat dan permintaan yang melemah akibat melambatnya ekonomi global menekan harga minyak," kata analis dari Ritterbusch and Associates.

Sebelumnya, OPEC+ sepakat menaikkan target produksi Desember sebesar 137.000 barel per hari, sama seperti pada Oktober dan November. Namun, peningkatan produksi untuk kuartal pertama tahun depan ditunda.

Selain itu, sanksi baru AS terhadap perusahaan minyak Rusia Rosneft dan Lukoil juga menambah ketidakpastian. Sumber Reuters menyebut, Lukoil telah menyatakan keadaan kahar di ladang minyak Iraknya akibat sanksi, sementara Bulgaria berencana menyita kilang Burgas milik perusahaan itu.

Di kawasan Asia, volume minyak yang disimpan di kapal meningkat dua kali lipat dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini terjadi karena sanksi Barat menghambat ekspor Rusia ke China dan India, sementara pembatasan kuota impor membuat kilang independen China menahan pembelian.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya