Berita

Kepala BRIN Arif Satria dan Wakilnya Amarulla Oktavian (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Arif Satria Resmi Dilantik Jadi Kepala BRIN, Didampingi Amarulla Octavian

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 15:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang baru dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin, 10 November 2025.

Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 123/P Tahun 2025, yang menetapkan Rektor IPB Prof. Arif Satria sebagai Kepala BRIN, dan Laksamana Madya TNI (Purn.) Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN.

Berdasarkan pantauan RMOL, Arif dan Amarulla telah lebih dulu berdiri berdampingan menghadap panggung utama sebelum upacara dimulai. 


Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik Dwiarso Budi Santiarto sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non-Yudisial. Dwiarso terlihat mengenakan seragam hakim lengkap dan berdiri di sisi Arif sebelum prosesi dimulai.

Presiden kemudian memimpin pembacaan sumpah jabatan yang diikuti oleh Arif dan Amarulla. Usai prosesi, keduanya menandatangani berita acara pelantikan di hadapan Kepala Negara.

Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., dikenal sebagai salah satu akademisi terkemuka di Indonesia dengan rekam jejak panjang di dunia pendidikan, kebijakan publik, dan berbagai forum strategis nasional.

Lahir pada 17 September 1971, Arif dibesarkan dalam tradisi akademik yang kuat. Ia meraih gelar sarjana Agribisnis dari IPB, melanjutkan pendidikan magister dan doktoral di bidang Manajemen di Universitas Indonesia, dan kemudian memperdalam kebijakan kelautan melalui studi di Jepang.

Kariernya di IPB menonjol setelah ia terpilih sebagai rektor termuda pada 2017. Kinerjanya mengantarkan ia kembali terpilih untuk periode kedua 2023-2028. 

Di luar kampus, Arif merupakan figur publik yang aktif; ia menjabat Ketua Umum ICMI periode 2021-2026, pernah memimpin Forum Rektor Indonesia (FRI) pada 2020-2021, serta terlibat di berbagai lembaga strategis seperti Panitia Seleksi KPK 2024, Komisaris Utama PTPN Holding, dan penasihat beberapa kementerian.

Sementara itu, Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian lahir di Bandung, 24 Oktober 1965. Ia merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Laut dengan pengalaman operasional dan akademik yang sama-sama menonjol.

Lulus dari Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 1988, karier militernya diisi dengan berbagai penugasan strategis, terutama di kapal kombatan. Amarulla pernah menjabat sebagai Komandan KRI hingga Komandan Gugus Tempur Laut, yang memperkuat pemahamannya terhadap pertahanan maritim nasional.

Selain karier militer, Amarulla aktif menimba ilmu di berbagai disiplin. Ia meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari ITS, gelar Master dari Cranfield University Inggris, serta menyandang gelar doktor Sosiologi dari Universitas Indonesia.

Karier akademiknya mencapai puncak ketika ia dikukuhkan sebagai Profesor atau Guru Besar Tetap Ilmu Pertahanan Bidang Sosiologi Keamanan di Universitas Pertahanan (Unhan) RI, sekaligus dipercaya memimpin kampus tersebut sebagai Rektor Unhan.

Dengan kombinasi keahlian akademis, militer, dan manajerial, duet Arif Satria dan Amarulla Octavian di BRIN diharapkan menghadirkan arah baru bagi riset dan inovasi nasional.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya