Berita

Pelantikan 10 anggota Tim Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 7 November 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Lemkapi:

Jimly Dkk Bakal Hasilkan Rekomendasi Sesuai Harapan Rakyat

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 12:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penunjukan 10 tokoh hukum dan kepolisian oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Komite Reformasi Polri bakal memberikan rekomendasi kepada Presiden agar ke depan  peningkatkan kinerja Polri semakin baik.

"Tim Komite Reformasi Polri ini diharapkan bakal menghasilkan rekomendasi yang sesuai harapan masyarakat. " kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan melalui siaran pers di Jakarta, Senin 10 November 2025.

Edi mengaku sepakat dengan penilaian banyak pihak bahwa 
langkah Presiden Prabowo menujuk sejumlah tokoh hukum terkenal seperti, mantan Wakapolri, mantan Kapolri, hingga Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sangat proporsional dan patut didukung.

langkah Presiden Prabowo menujuk sejumlah tokoh hukum terkenal seperti, mantan Wakapolri, mantan Kapolri, hingga Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sangat proporsional dan patut didukung.

"Ini adalah kolaborasi pakar hukum dan praktisi kepolisisian. Walau ada saja yang meragukan, tapi tim bentukan Presiden ini adalah terbaik," kata Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2012 2016 ini.

Edi mengatakan, 10 orang yang dipilih bukanlah tokoh kaleng-kaleng. Menurutnya, mereka sangat paham tentang kepolisian. 

Edi menyebut misalnya penunjukan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie sebagai ketuaKomite Reformasi Polri. Dengan anggota Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia Yusril Ihza Mahendra, Otto Hasibuan, dan mantan Menko Polhukam Mahfud MD banyak diapresiasi masyarakat. 

Begitu juga dengan penujukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan mantan Kapolri seperti Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian, Idham Azis, dan Badrudin Haiti sebagai anggota.

"Susunan formasi dalam tim ini sangat proporsional," kata Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI) ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya