Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Pahlawan di Balai Kota Jakarta. (Foto: Berita Jakarta)

Politik

Semangat Hari Pahlawan Sejalan dengan Asta Cita Prabowo

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 11:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Pahlawan di Balai Kota Jakarta, pada Senin, 10 November 2025. Upacara diikuti aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. 

Pramono menegaskan, semangat kepahlawanan harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang inklusif, pembangunan berkeadilan, dan kepedulian sosial yang nyata. 

Maka dari itu, Ia mendorong semangat para pahlawan dapat hidup dalam kerja keras ASN, guru, tenaga kesehatan, pelaku UMKM, dan seluruh warga Jakarta yang berjuang membangun kota ini.


"Semangat Hari Pahlawan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu memperkuat ketahanan nasional, menegakkan keadilan sosial, memajukan pendidikan, dan membangun manusia Indonesia yang sehat dan berdaya," ujarnya.

Pramono menyebut para pahlawan bangsa telah mengajarkan bahwa kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, serta keikhlasan. Karenanya, ada tiga hal yang dapat diteladani dari para pahlawan bangsa.

Pertama, kesabaran para pahlawan dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, hingga membangun kebersamaan di tengah keterbatasan. Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Ketiga, pandangan jauh ke depan untuk kemakmuran bangsa.

"Ini adalah modal dasar besar bagi generasi kita saat ini. Semangat perjuangan yang pantang menyerah adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita pahlawan yang selama ini telah ditunaikan," ucap Pramono.

Saat ini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun, semangatnya tetap sama yaitu membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

"Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan ini tidak pernah padam dengan bekerja, bergerak, dan berdampak," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya