Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Nusantara

Kualitas SDM Indonesia Membaik: IPM Capai 75,90, Ditopang Tiga Pilar Utama

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 09:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terbaru, yang menjadi cerminan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. 

Secara nasional, IPM Indonesia kini mencapai angka 75,90, menunjukkan bahwa kualitas SDM di berbagai daerah terus mengalami perbaikan signifikan.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menekankan bahwa peningkatan IPM ini mencerminkan kualitas SDM yang semakin baik karena dicerminkan oleh tiga pilar utama, yaitu pendidikan, kesehatan dan ekonomi.


"IPM ini menunjukkan kualitas sumber daya manusia Indonesia semakin membaik karena dicerminkan oleh tiga pilar. Pilar pertama adalah pendidikan yang rata-rata lama sekolahnya sudah membaik," jelas Amalia di Gedung Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, dikutip Senin 10 November 2025.

Pilar kedua, yaitu Kesehatan, terjadi peningkatan signifikan yang dicerminkan oleh Usia Harapan Hidup (UHH). UHH masyarakat Indonesia kini telah mencapai 74,47 tahun, menunjukkan perbaikan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. 

Untuk pilar ekonomi, terjadi peningkatan pada pengeluaran per kapita disesuaikan masyarakat, yang juga lebih baik dibandingkan tahun lalu.

Laporan BPS juga menyoroti adanya daerah-daerah yang menunjukkan lompatan kualitas SDM yang sangat baik (graduasi). Tiga provinsi kini dikategorikan memiliki IPM sangat tinggi, yaitu DKI Jakarta, Kepulauan Riau (Kepri), dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

"Kepri mengalami graduasi dari yang tadinya masuk kategori tinggi, sekarang Kepri sudah masuk ke dalam kategori sangat tinggi. Kemudian Papua Barat juga mengalami graduasi dari sedang menjadi tinggi," jelas Amalia.

Pencapaian ini menunjukkan upaya kolektif di berbagai daerah untuk meningkatkan taraf hidup, pendidikan, dan kesehatan, sejalan dengan perbaikan pada tiga pilar utama yang menjadi indikator IPM.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Surya Paloh: Ramadan Momentum Perkuat Spirit Pengabdian

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:53

Kalender Maret 2026: Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:47

Selain Narkoba, AKBP Didik Terbukti Lakukan Penyimpangan Seksual

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:39

Cara Tukar Uang Baru 2026 di PINTAR BI, Dibuka 26 Februari

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:10

Presiden Prabowo Angkat Prihati Pujowaskito jadi Dirut BPJS Kesehatan

Kamis, 19 Februari 2026 | 20:33

Bareskrim Periksa Admin YouTube Pandji Soal Kasus Toraja

Kamis, 19 Februari 2026 | 20:18

Pegawai Bea Cukai Diultimatum Penuhi Panggilan KPK

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:31

Laporan Pemerasan Oknum Peradilan Berpeluang Meningkat

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:08

Isu WNI Bergabung dengan Militer Israel Bisa Jadi Bola Liar

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:01

Surya Paloh Ajak Tokoh Bangsa Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:51

Selengkapnya