Berita

Presiden sementara Suriah Ahmed al-Sharaa (Foto: Reuters)

Politik

Presiden Suriah Tiba di AS untuk Kunjungan Bersejarah ke Gedung Putih

MINGGU, 09 NOVEMBER 2025 | 15:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden sementara Suriah Ahmed al-Sharaa tiba di Amerika Serikat pada Sabtu waktu setempat, 8 November 2025 untuk melakukan kunjungan resmi penting, sehari setelah Washington menghapus namanya dari daftar teroris. 

Mengutip laporan AFP, Pertemuan al-Sharaa dengan Presiden Donald Trump dijadwalkan berlangsung Senin mendatang, 10 November 2025 di Gedung Putih. 

“Ini akan menjadi kunjungan pertama seorang presiden Suriah sejak negara itu merdeka pada 1946,” ujar seorang analis kawasan, menegaskan betapa historisnya momen ini.


Al-Sharaa, yang memimpin pasukan pemberontak menggulingkan Bashar al-Assad akhir tahun lalu, sebelumnya pernah bertemu Trump di Riyadh pada Mei. Amerika Serikat berharap kunjungan kali ini semakin memperkuat kerja sama keamanan. 

“Kami berharap Presiden Sharaa menandatangani kesepakatan untuk bergabung dalam aliansi internasional melawan ISIS,” kata utusan AS untuk Suriah, Tom Barrack.

Penghapusan nama al-Sharaa dari daftar teroris disebut sudah sesuai ekspektasi. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, mengatakan keputusan itu diambil setelah pemerintah baru Suriah memenuhi berbagai tuntutan Washington. 

“Mereka bekerja untuk menemukan warga Amerika yang hilang serta menghilangkan sisa-sisa senjata kimia,” ujarnya.

Pigott menambahkan bahwa langkah tersebut akan memperkuat stabilitas regional. 

“Ini adalah pengakuan atas kemajuan setelah berakhirnya lebih dari 50 tahun represi di bawah rezim Assad,” katanya.

Di tengah kunjungan ini, Kementerian Dalam Negeri Suriah mengumumkan operasi besar terhadap sel-sel tidur ISIS. Media resmi SANA melaporkan 61 penggerebekan dan 71 penangkapan di sejumlah wilayah, termasuk Aleppo dan Raqqa. 

Sementara itu, al-Sharaa membagikan video dirinya bermain basket bersama pejabat militer AS dengan keterangan “work hard, play harder”.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya