Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Polisi Jaga Ketat Kamar Rawat Inap Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72

SABTU, 08 NOVEMBER 2025 | 23:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polisi menjaga ketat kamar rawat inap terduga pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta. Namun polisi tidak memberikan keterangan rumah sakit tempat terduga pelaku menjalani perawatan medis. 

Terduga pelaku diketahui berinisial F dengan status masih di bawah umur yang tinggal di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Pelaku diduga memiliki motif balas dendam akibat perundungan yang dilakukan oleh teman-temannya.  

"Pasti (dijaga), bukan hanya pelaku, terhadap korban kan juga kita jaga. Karena kan kita berharap tidak terjadi fatalitas yang lebih berat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Sabtu malam, 8 November 2025.


Adapun kondisi terduga pelaku berangsur membaik. Ia mengalami luka pada bagian kepala dan sudah menjalani operasi. 

"Luka pasti di bagian kepala dan ada luka goresan. Iya menjalani operasi, pada bagian kepala ya," jelasnya.

Dengan begitu, jumlah korban yang terdata sebanyak 96 orang berkurang banyak karena 67 korban telah pulang ke rumah, 29 orang masih menjalani perawatan dengan rincian 14 di Rumah Sakit Islam, 14 di Rumah Sakit Yarsi dan 1 di Rumah Sakit Pertamina. 

Besok polisi akan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kondisi terduga pelaku beserta hasil pemeriksaan lainnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya