Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Dolar AS Melemah Gara-gara Pernyataan The Fed dan Penutupan Pemerintahan

SABTU, 08 NOVEMBER 2025 | 09:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat di pasar uang New York menutup pekan dengan pelemahan pada penutupan perdagangan Jumat 7 November 2025 waktu setempat. 

Pelemahan ini terjadi karena investor menyeimbangkan dua hal, pernyataan hawkish dari Federal Reserve serta penutupan pemerintahan (shutdown) AS.

Indeks Dolar (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,12 persen menjadi 99,56. Secara mingguan, indeks ini turun tipis 0,15 persen, mengakhiri kenaikan yang terjadi dua pekan sebelumnya.


Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga turun tipis, mencerminkan kekhawatiran pasar. Sementara penutupan pemerintahan AS menyebabkan laporan pekerjaan penting seperti Non-Farm Payrolls untuk bulan Oktober tidak dirilis sesuai jadwal, membuat pasar minim panduan data.

Karena minimnya data resmi, pasar bereaksi berlebihan terhadap setiap sinyal kecil mengenai pasar tenaga kerja AS. Meskipun ada penurunan pekerjaan di sektor ritel dan pemerintahan, beberapa analis meyakini momentum pertumbuhan ekonomi AS masih cukup kuat.

Mata uang Euro menguat 0,15 persen terhadap Dolar AS, didukung oleh ekspektasi bahwa kebijakan suku bunga di Eropa akan lebih stabil, sementara AS dan Inggris diperkirakan akan memangkas suku bunga pada tahun 2026.

Investor saat ini mencermati data ekonomi yang memberi sinyal peringatan:

Ekspor China pada Oktober secara tak terduga mengalami penurunan terdalam sejak Februari. Hal ini menunjukkan Beijing kesulitan mengalihkan tujuan ekspornya dari AS, yang berpotensi meningkatkan tekanan kompetitif China pada pasar Eropa.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya