Berita

Direktur Eksekutif The Habibie Center, Mohammad Hasan Ansori.(Foto: THC)

Politik

Habibie Center Sodorkan Rekomendasi terkait Sampah Laut Indo-Pasifik

JUMAT, 07 NOVEMBER 2025 | 06:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

The Habibie Center (THC) bersama Ocean Affairs Council (OAC) Taiwan menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis terkait tata kelola sampah laut di kawasan Indo-Pasifik melalui lokakarya internasional bertema “Indonesia–Taiwan Collaboration in Scaling Up Marine Plastic Debris Governance in the Indo-Pacific”, di Hotel Mercure Batavia, Jakarta Barat, Kamis 6 November 2025.

Direktur Eksekutif THC, Mohammad Hasan Ansori menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas negara untuk memperkuat tata kelola sampah laut di kawasan.

“Kerja sama multipihak, khususnya antara Indonesia dan Taiwan, menjadi kebutuhan mendesak untuk mengatasi permasalahan global ini,” kata Ansori.


Sementara itu, Direktur Departemen Pembangunan Internasional OAC Taiwan, Lee Shan Ying, menyoroti peran penting generasi muda dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

Menurutnya, budaya memilah sampah sejak dini yang diterapkan di sekolah-sekolah Taiwan telah melahirkan inovasi berbasis komunitas yang berpengaruh besar terhadap kebersihan lingkungan. Ia menilai, kolaborasi antara inovasi komunitas di Taiwan dan semangat daur ulang di Indonesia dapat memperkuat upaya pengelolaan sampah laut di kawasan Indo-Pasifik.

Peneliti Ahli Utama BRIN sekaligus Konsultan THC, Prof. Muhammad Reza Cordova menilai bahwa pengurangan 41,68 persen sampah darat ke laut berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 belum cukup signifikan. Ia merekomendasikan perlunya perubahan sistemik yang menyeluruh, dari hulu hingga hilir, agar pengelolaan sampah laut menjadi lebih efektif.

Dua peneliti internasional, Michikazu Kojima (Jepang) dan Kim Cyrus M. Miranda (Filipina), juga menekankan pentingnya lokalisasi inovasi dan peningkatan kapasitas pemerintah daerah agar kebijakan lebih sesuai dengan konteks wilayah.

Selain itu, Cheer Chen dan Yu Ting Tseng dari Azure Alliance Taiwan memperkenalkan kapal pemungut sampah tanpa awak yang dapat beroperasi otomatis di badan air, sebagai solusi teknologi dalam mitigasi sampah laut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya