Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat peluncuran Program Try Out Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi siswa Kelas XII SMA di Jakarta Timur. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Program KJP Try Out Gratis se-Jakarta Sinyal Keberpihakan Pemerintah

JUMAT, 07 NOVEMBER 2025 | 01:32 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keinginan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, agar program Kartu Jakarta Pintar (KJP) try out gratis dijalankan di seluruh wilayah ibukota sebagai percontohan nasional direspons Naiju Akademi. Program ini memberi kesempatan pelajar penerima KJP Plus untuk try out gratis guna mempersiapkan diri masuk perguruan tinggi.

Pembina Naiju Akademi, Taufik Tope Rendusara menilai keinginan Pramono tersebut merupakan sinyal kuat keberpihakan pemerintah terhadap pendidikan yang inklusif. 

“Pendidikan bukan hanya soal fasilitas, tapi soal kesempatan yang setara,” kata Taufik melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 7 November 2025.


Menurut Taufik, penyediaan try out gratis bagi penerima KJP merupakan bentuk keberpihakan nyata terhadap anak dari keluarga berpenghasilan rendah. “Ini memastikan mereka punya peluang yang sama menembus perguruan tinggi negeri,” katanya.
 
Taufik berharap komitmen itu tidak berhenti pada tingkat instruksi. Ia menekankan perlunya langkah lanjutan agar program tersebut diadopsi menjadi kebijakan resmi Dinas Pendidikan dan memperoleh dukungan anggaran melalui APBD tahun berikutnya.  

“Program try out gratis harus dijadikan prioritas kebijakan pendidikan daerah. Dengan anggaran berkelanjutan, program ini dapat menjangkau seluruh siswa KJP di lima wilayah kota dan Kepulauan Seribu,” kata Taufik.

Naiju Akademi juga memastikan kesiapan mendampingi penyelenggaraan try out gratis selanjutnya. Ia menegaskan, Naiju Akademi siap bersinergi dengan Pemprov DKI dan Dinas Pendidikan untuk menjadikan program tersebut gerakan pendidikan yang berkelanjutan. 

Kegiatan KJP Try Out Gratis berikutnya akan digelar 18 November 2025, serentak di 34 SMA Negeri se-Jakarta Timur.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya