Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Bisnis

Rosan Beberkan Proyek Waste to Energy Diminati 240 Investor

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 21:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah akan segera memulai proses lelang proyek waste to energy atau konversi sampah menjadi energi listrik di tujuh daerah pada pekan depan. 

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengatakan program tersebut diminati banyak investor, termasuk dari luar negeri. 

"Kita sudah proses untuk apa melakukan penjaringan, pendaftaran sudah, dan penjaringan dari potensial investor. Memang ada lebih dari 200, 240 kalau enggak salah, yang berminat dalam dari luar negeri,” ujar Rosan usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 6 November 2025.


Rosan menjelaskan, proses penjaringan dilakukan secara bertahap. Kementerian Investasi baru bisa membuka lelang setelah mendapat hasil kajian dari Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Energi.

“Jadi kemudian baru diberikan kepada kami untuk melakukan proses bidding-nya, tendernya gitu,” jelasnya.  

Menurut Rosan, tujuh daerah yang akan menjadi lokasi awal proyek sudah memenuhi berbagai syarat utama, mulai dari ketersediaan lahan hingga infrastruktur dasar. 

“Iya kan ada tujuh daerah ya yang sudah di apa, disetujui, diberikan green light lah oleh Menko Pangan dan juga oleh LH. Kita minggu depan itu kita akan buka untuk proses bidding-nya.,” kata Rosan. 

Ia menambahkan, tahap awal bidding akan membuka kesempatan bagi para calon investor untuk menyampaikan penawaran mereka. 

“Karena dari tujuh itu memang kesediaan lahannya sudah ada, kesediaan sampahnya juga sudah cukup, infrastrukturnya seperti jalan maupun air juga sudah siap,” pungkas Rosan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya