Berita

Mayjen TNI Hendy Antariksa. (Foto: Instagram Cartenzactial)

Pertahanan

Mantan Danseskoad Jebolan Kopassus Kini Jabat Pangdam I/Bukit Barisan

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 21:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

  Panglima TNI melakukan rotasi dan mutasi terhadap 57 orang Perwira Tinggi (Pati) TNI lintas matra yang tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1448/X/2025 tanggal 30 Oktober 2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Salah satu Pati yang dimutasi ialah Danseskoad Mayjen TNI Hendy Antariksa, kini mengemban amanah baru sebagai Pangdam I/Bukit Barisan.

Hendy merupakan jebolan Akmil 1993 yang sudah malang melintang dalam penugasan di TNI maupun Kementerian Pertahanan. Pria kelahiran Cimahi, 20 Maret 1971 ini juga kenyang dalam tempaan Korps Baret Merah Kopassus.


Ia pernah bertugas di satuan SAT-81/Gultor. Hendy juga pernah menjabat Komandan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-E/Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon. Pada 2018, Hendy menjabat sebagai Perwira Pembantu Utama V/Kerjasama Militer Staf Operasi Angkatan Darat. 

Pada 2020, ia pernah menjabat sebagai Perwira Pembantu Utama VI/Kemanunggalan TNI-Rakyat, Latihan, dan Kerjasama Luar Negeri Non ASEAN Staf Latihan Angkatan Darat.

Pada 2023, ia dimutasi dari jabatannya sebagai Kepala Pusat Komando dan Pengendalian menjadi Direktorat Sumber Daya Manusia Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan sebagai Komandan Komando Operasi Khusus (Koopssus).

Baru pada Mei 2025, Hendy menjadi Danseskoad menggantikan Edwin Adrian Sumantha yang didapuk menjadi Danpaspampres.

Kini mengemban jabatan sebagai Pangdam I Bukit Barisan yang sangat bersejarah makin memantapkan kiprahnya di TNI AD.

Sejumlah nama legendaris pernah menempati jabatan ini, di antaranya Jamin Ginting, Darjatmo, hingga Sarwo Edhi Wibowo. Selanjutnya ada Edy Sudrajat yang pernah menjadi Panglima ABRI serta Arie J Kumaat yang sempat menjabat sebagai Kepala BAKIN di era pemerintahan Soeharto.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya