Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono. (Foto: Humas Kemenkop)

Politik

120 Tahun Syarikat Islam

Menkop Ferry: Ekonomi Bukan Cuma Dagang, tapi Bagian Perjuangan Kedaulatan

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 20:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia tengah memperjuangkan ekonomi rakyatnya agar bisa berdiri tegak di atas kaki sendiri khususnya melalui koperasi sehingga ekonomi umat dapat menjadi tulang punggung kemakmuran bangsa.

Begitu dikatakan Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat mewakili Presiden Prabowo Subianto diperayaan 120 tahun Syarikat Islam di Jakarta, Kamis 6 November 2025.

Tema ulang tahun Syarikat Islam tahun ini adalah "Ekonomi Kuat, Umat Berdaulat". Ferry menuturkan bahwa tema milad tahun ini sangat relevan dengan semangat zaman. 


Ferry mengatakan pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat ekonomi kerakyatan dan menciptakan keadilan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya presiden mengajak seluruh kaum Syarikat Islam untuk terus berperan aktif sebagai penggerak ekonomi umat, menjunjung tinggi nilai kejujuran, persaudaraan, dan kerja sama.

"Karena dengan semangat gotong royong dan tekad kemandirian, Insya Allah kita dapat mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan berdaulat," ujar Ferry.

Kata dia, Syarikat Islam lahir pada 1905 bukan dari seminar-seminar, bukan dari perdebatan ide-ide, tapi sebuah denyut pergerakan ekonomi dari rakyat yang tertindas.

Ia mengatakan Haji Samanhudi mendirikan Sarekat Dagang Islam sebagai perlawanan terhadap dominasi ekonomi kolonial kala itu. 

"Inilah pondasi ekonomi kerakyatan Indonesia," katanya.

Gerakan ini kemudian semakin berkembang di bawah Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto saat berganti nama menjadi Syarikat Islam. 

Ferry mengatakan gerakan ekonomi itu kemudian berkembang menjadi gerakan pembebasan umat dan bangsa Indonesia.

"Maka sejak awal ekonomi bagi Syarikat Islam bukan cuma urusan dagang tapi juga bagian perjuangan kedaulatan," katanya.

Turut hadir Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i, Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Mardiono dan Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya