Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X di Sekolah Rakyat 20 Sleman. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Gus Ipul Ajak Sri Sultan Menyapa Siswa SRMA 20 Sleman

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 19:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 20 Sleman kedatangan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Kamis, 6 November 2025.

Sri Sultan diajak Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk melihat langsung kegiatan belajar mengajar dan kehidupan sehari-hari siswa Sekolah Rakyat.

Tempat pertama yang dikunjungi yaitu kelas biologi, tempat guru muda asal Gunung Kidul Fransiska Ari Puspita mengajar dengan cara unik. Ia menggunakan gim edukatif berjudul Word Wall untuk menjelaskan klasifikasi makhluk hidup.


“Dengan cara ini, anak-anak lebih cepat mengingat materi karena tampilannya menarik dan mereka bisa berkompetisi sehat,” ujar Fransiska.

Rombongan kemudian bergerak menuju asrama putra dan ruang makan siswa. Di lokasi ini, Gus Ipul menjelaskan SRMA 20 Sleman bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat anak-anak tumbuh, berdisiplin, dan membangun karakter.

Di ruang makan, suasana berubah hangat ketika para siswa tengah bersiap menikmati waktu makan cemilan. Lambang, siswa bertubuh tegap, berdiri dan membacakan laporan sebelum makan kepada para tamu kehormatan, membuat Sri Sultan dan Menhub Dudy tersenyum kagum.

Ketiganya kemudian duduk semeja dengan para siswa. Di hadapan mereka, empat anak memperkenalkan diri dan bercerita tentang cita-citanya.

“Kerasan enggak tinggal di sini?” tanya Gus Ipul.

“Siap, kerasan, Pak!” jawab Lambang yang ingin menjadi TNI.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya