Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Anjlok Tertekan Kekhawatiran Kelebihan Pasokan

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 10:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak global anjlok lebih dari satu persen menyentuh level terendah dalam dua minggu terakhir. Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran kelebihan pasokan minyak dunia, meski data di Amerika Serikat (AS) menunjukkan permintaan bahan bakar yang cukup kuat.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup turun 1,43 persen menjadi 63,52 Dolar AS per barel, pada perdagangan Rabu 5 November 2025 atau Kamis pagi WIB. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 1,59 persen ke 59,60 Dolar AS per barel.

Menurut data Badan Informasi Energi (EIA) AS, stok minyak mentah naik 5,2 juta barel menjadi 421,2 juta barel dalam sepekan terakhir - jauh di atas perkiraan analis yang hanya sekitar 600 ribu barel. 


“Peningkatan impor dan aktivitas penyulingan yang melambat akibat pemeliharaan musiman telah mendorong naiknya stok minyak mentah AS,” kata Matt Smith, analis utama di Kpler.

Meski begitu, penurunan harga tertahan karena permintaan bensin meningkat. Stok bensin turun 4,7 juta barel menjadi 206 juta barel, menandakan konsumsi yang masih tinggi.

Dari Kanada, rencana pemerintah untuk mencabut batas emisi sektor minyak dan gas menimbulkan kekhawatiran baru di pasar energi. Langkah ini dikhawatirkan akan memperbesar produksi dan memperparah kelebihan pasokan global.

Sementara itu, negara-negara OPEC+ sepakat menaikkan produksi sebesar 137 ribu barel per hari mulai Desember, tetapi menunda peningkatan tambahan hingga awal 2026.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya