Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Pertumbuhan Ekonomi 5,04 Persen

RABU, 05 NOVEMBER 2025 | 16:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 5 November 2025, setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III-2025 melambat menjadi 5,04 persen.  

Sejumlah pejabat hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Susanto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembahasan akan difokuskan pada evaluasi pertumbuhan ekonomi.  


“Nanti kita bahas dulu (soal laporan pertumbuhan ekonomi),” ujar Airlangga kepada wartawan di kompleks Istana Merdeka.

Airlangga menilai, meski pertumbuhan kuartal III melambat dibanding kuartal sebelumnya (5,12 persen), angka 5,04 persen masih tergolong baik. 

“Kuartal 3 rata-rata pertumbuhannya memang lebih rendah, tapi angka 5,04 itu angka yang baik karena bisa bertahan di kisaran 5 persen,” tuturnya.

Sebelumnya, BPS melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,04 persen pada kuartal III-2025 secara tahunan (year-on-year), dengan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.060 triliun, dan atas dasar harga konstan Rp3.444 triliun. 

Pertumbuhan tersebut didukung aktivitas ekonomi domestik dan permintaan luar negeri, meski konsumsi rumah tangga tercatat melemah akibat ketidakpastian politik menjelang akhir Agustus 2025.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya