Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat memberikan sambutan pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan dan Renovasi Kawasan Industri INKUD Cikarang, Bekasi, Selasa, 4 November 2025. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

INKUD dan Ritel Modern Didorong Bangun Ekosistem Kopdes Merah Putih

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 18:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) beserta mitra bisnisnya, dan para perusahaan ritel modern, untuk bersama-sama membangun ekosistem pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih secara menyeluruh.

Hal tersebut diungkapkan Menkop Ferry saat memberikan sambutan pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan dan Renovasi Kawasan Industri INKUD Cikarang, Bekasi, Selasa, 4 November 2025. 

“Kawasan Industri ini nantinya diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja yang luas, sehingga sesuai dengan tujuan hadirnya Koperasi dalam mengurangi tingkat pengangguran,” ujarnya.


Mlalui pembangunan ini, diharapkan koperasi dapat naik level tidak hanya beroperasi dalam ranah kecil tapi bisa merambah ranah industri yang lebih besar.

Saat ini, sudah terbentuk lebih dari 82.000 koperasi desa dan kelurahan yang berstatus badan hukum. Dari jumlah tersebut, sekitar 7.500 koperasi sedang dalam tahap pembangunan fisik, termasuk pembangunan gudang, gerai, dan sarana pendukung lainnya. 

“Presiden Prabowo menargetkan pada bulan Maret 2026, seluruh koperasi tersebut sudah siap beroperasi secara penuh,” ucap Menkop Ferry.

Target besarnya adalah, membangun 1.000 lokasi titik tanah setiap hari untuk mendukung pengembangan koperasi desa. 

“Dengan dukungan semua pihak dan doa yang tulus, kami yakin target Presiden untuk memiliki 80.000 ritel modern di desa dan kelurahan dapat tercapai,” katanya.

Presiden, sambung Menkop, memiliki visi besar agar koperasi kembali menjadi soko guru perekonomian nasional, berbeda dengan masa lalu ketika peran koperasi sempat diperkecil.

Kini, dengan dukungan Pemerintah dan kebijakan yang baru, koperasi didorong untuk kembali aktif di sektor produksi, distribusi, industri, dan kredit. Bahkan, dua minggu lalu keluar peraturan pemerintah yang mengizinkan koperasi mengelola tambang mineral seluas 2.500 hektare (ha).

“Kawasan industri yang dibangun ini, juga akan mendukung suplai alat-alat produksi bagi koperasi, sehingga ekosistem koperasi desa semakin kuat dan mandiri,” tutup Ferry Juliantono.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya