Berita

Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani (Foto: RMOL Sarah)

Politik

Gerindra Terbuka untuk Budi Arie

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 12:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Gerindra terbuka kepada siapa saja Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin bergabung, tanpa terkecuali selagi memenuhi persyaratan.

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 4 November 2025.

“Pada prinsipnya partai gerindra itu partai terbuka. Partai yang menerima keanggotaan dari mana saja,” ungkap Muzani. 


Menurutnya, selama pihak yang ingin bergabung adalah WNI maka Partai Gerindra terbuka untuk figur tersebut, terkecuali Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi. 

“Yang penting satu, sudah berumur 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Yang kedua dia WNI. Memenuhi dua syarat itu, saya kira kami bisa menerima siapa saja dari mana saja apalagi seorang Budi Arie yang saya kira kita semua sudah tau semua,” kata Ketua MPR RI itu.

Ditanya lebih jauh mengenai apakah sudah ada pertemuan Budi Arie dengan Presiden Prabowo Subianto, Muzani menegaskan bahwa pertemuan tersebut belum ada. 

“Belum. Saya belum ketemu presiden sejak ada berita ini,” tukasnya. 

Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad memastikan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi belum resmi bergabung dan memiliki kartu tanda anggota (KTA) Partai Gerindra.

“Belum,” kata Dasco singkat dalam pesan elektronik kepada RMOL, Senin, 11 November 2025.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya