Berita

Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Rupiah Tertekan Rp16.700 per Dolar AS

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 10:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis 0,01 persen ke level 8.275,95 pada perdagangan Selasa 4 November 2025. Semenit berselang masih melanjutkan penguatan 0,14 persen ke 8.286.

Sebanyak 265 saham tercatat menguat, sementara 145 melemah dan 545 stagnan. Nilai transaksi awal mencapai Rp745 miliar dengan volume 718 juta saham.

Sejumlah indeks turut bergerak variatif. Indeks LQ45 naik 0,02 persen ke 844,16, IDX30 menguat 0,12 persen ke 444, dan JII naik 0,11 persen ke 575,06. Sedangkan MNC36 justru terkoreksi 0,03 persen ke 346,61.


Mayoritas indeks sektoral juga menghijau. Penguatan terjadi pada sektor energi, konsumer non-siklikal dan siklikal, keuangan, infrastruktur, industri, kesehatan, bahan baku, hingga transportasi. Adapun sektor properti dan teknologi menjadi dua kelompok yang melemah di awal perdagangan.

Di sisi lain, tekanan terhadap Rupiah kian berat. Mata uang Garuda kembali terdepresiasi terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah dibuka di posisi Rp16.679 per Dolar AS atau melemah 0,13 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Penurunan berlanjut seiring perdagangan berjalan. Pada pukul 09.03 WIB, Rupiah merosot lebih dalam menjadi Rp16.705 per Dolar AS atau turun 0,29 persen. Dengan pelemahan tersebut, Rupiah makin mendekati level terendah sepanjang masa. Jarak ke rekor pelemahan tinggal sekitar 60 poin.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya