Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Penantian Data Tenaga Kerja AS

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas bergerak stabil, bertahan di sekitar level 4.000 Dolar AS per ons, di tengah penantian investor yang menunggu rilis data ketenagakerjaan sektor swasta Amerika pekan ini. 

Pasar juga menunggu laporan indeks manufaktur dan jasa ISM untuk memperoleh petunjuk arah kebijakan moneter the Fed, sementara  penutupan sebagian aktivitas pemerintah Amerika masih menghambat publikasi data ekonomi penting dari Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS).

Dikutip dari Reuters, harga emas spot tercatat nyaris tak berubah di posisi 4.002,35 Dolar AS per ons pada perdagangan Senin 3 November 2025 waktu setempat atau Kamis pagi WIB. Harga emas berjangka Amerika untuk kontrak pengiriman Desember ditutup naik 0,4 persen menjadi 4.014 Dolar AS per ons.


Sepanjang tahun ini, harga emas meroket 53 persen, namun masih terkoreksi lebih dari 8 persen dari rekor tertinggi yang dicapai pada 20 Oktober.

Sementara itu, China mengakhiri kebijakan lama berupa pembebasan pajak bagi sebagian pengecer emas. Langkah ini dikhawatirkan dapat menahan laju pembelian logam mulia di pasar konsumen terbesar dunia tersebut.

Harga logam lainnya bervariasi. Perak melemah 0,8 persen menjadi 48,25 Dolar AS per ons. Platinum turun melemah 0,2 persen ke 1.564,30 Dolar AS. Paladium menguat 0,4 persen menjadi 1.439,86 Dolar AS.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya