Berita

Mahfud MD dalam diskusi virtual bertajuk "Whoosh: Proyek Sosial, Politik, Bisnis, atau Lahan Korupsi", yang diselenggarakan Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita pada Senin malam, 3 November 2025. (Foto: YouTube Insan Cita)

Politik

Mahfud MD: Saya Hanya Melanjutkan Isu Whoosh

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 22:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membantah sebagai pihak yang memulai isu kasus dugaan korupsi Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Hal tersebut disampaikan Mahfud dalam diskusi virtual bertajuk "Whoosh: Proyek Sosial, Politik, Bisnis, atau Lahan Korupsi", yang diselenggarakan Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita pada Senin malam, 3 November 2025.

"Kalau lihat di Youtube, potongan-potongan berita tentang ini selalu dikaitkan bahwa saya yang meledakkan kasus ini," ujar Mahfud.


Ia menegaskan, dirinya hanya melanjutkan isu Whoosh yang telah dibahas oleh ahli ekonomi seperti Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan dan Pakar Kebijakan Publik Agus Pambagio.

"Padahal yang benar itu saya hanya mem-booster, karena sebenarnya yang paling langsung yang saya dengar itu di sini hadir malam ini, Pak Agus Pambagio dan Pak Anthony Budiawan," urainya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menegaskan, karena informasi yang disampaikan oleh Anthony dan Agus tersebut, pada akhirnya dia ikut mengulas isu Whoosh melalui kanal Youtube pribadinya.

"Ketika saya mendengar itu saya kaget, lalu saya angkat di podcast saya. Karena apa? Karena ini dugaan korupsinya dan dugaan pelanggaran hukum tata negaranya juga muncul," pungkas Mahfud.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya