Berita

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memantau situasi banjir di Jakarta. (Foto: BPBD DKI Jakarta)

Nusantara

Kebijakan Setengah Jalan Penanggulangan Banjir di Jakarta

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 04:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Setiap kali hujan deras mengguyur, Jakarta kembali lumpuh, seperti yang terjadi pekan ini. Genangan muncul di mana-mana -- mulai dari gang sempit pemukiman padat hingga jalan-jalan utama kota. Banjir seolah menjadi takdir tahunan yang tak bisa diubah. 

"Di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung, janji perubahan masih tenggelam di antara derasnya air hujan dan genangan yang tak kunjung surut," kata Aktivis Cinta Jakarta, Taufik Tope Rendusara melalui keterangan elektronik di Jakarta, Senin 3 November 2025.

Padahal, kata Taufik, sejak awal menjabat, Pramono menjanjikan pendekatan terpadu antara normalisasi dan naturalisasi sungai. Namun, yang terjadi justru kebijakan setengah jalan. 


Pengerjaan proyek sungai banyak yang macet, koordinasi antarwilayah lemah, dan sistem drainase dibiarkan tanpa perawatan berkala. 

"Akibatnya, air hujan yang seharusnya mengalir ke sungai justru kembali ke jalan-jalan kota," kata Taufik.

Belum lagi ruang terbuka hijau semakin berkurang, lahan resapan air terus tergerus, sementara izin pembangunan baru terus dikeluarkan tanpa evaluasi dampak ekologis. 

"Semua ini memperburuk daya tampung air Jakarta -- dan menjadikan kota ini kian rapuh menghadapi cuaca ekstrem," kata Taufik.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya