Berita

Ilustrasi nampan MBG. (Foto: ANTARA)

Presisi

Penyediaan Nampan MBG 'Made in Indonesia' Palsu Masih Diselidiki Polisi

SABTU, 01 NOVEMBER 2025 | 23:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polres Metro Jakarta Utara dalami dugaan penggunaan label SNI palsu dan logo halal tak sesuai ketentuan di nampan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di salah satu rumah toko (ruko) di Jalan Parangtritis Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Pihak kepolisian pertama kali mendapat informasi soal kasus ini dari masyarakat dan langsung melakukan penggeledahan pada Jumat, 31 Oktober 2025.

“Untuk dugaan adanya penggantian label dari ‘Made in China’ menjadi ‘Made in Indonesia’, saat ini masih kami lakukan pengecekan dan pendalaman untuk memastikan kebenarannya,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Ipda Maryati Jonggi dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Sabtu, 1 November 2025.


Sejauh ini, lanjut Maryati belum ada pihak yang diamankan dalam proses pengecekan tersebut.

“Kami informasikan tidak ada yang diamankan karena kita masih melakukan pengecekan awal dan mendalaminya,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno menjelaskan sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik.

“Ada beberapa yang kita periksa,” kata Onkoseno.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya