Berita

Ketua Panitia Velox Hunting Competition Online III-2025 Brigjen Pol Umar Surya Fana. (Foto: Istimewa)

Olahraga

Kejurnas Velox Hunting III Sukses Diramaikan 500 Pemburu

SABTU, 01 NOVEMBER 2025 | 16:42 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) berburu hama babi hutan liar bertajuk Velox Hunting Competition Online III-2025 resmi ditutup.

Acara penutupan digelar di Gedung Serbaguna Kompleks BIN, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu, 1 November 2025.

Ketua Panitia Brigjen Pol Umar Surya Fana menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung sejak 21 hingga 26 Oktober 2025 dan diikuti sekitar 500 pemburu dari berbagai wilayah Indonesia.


“Alhamdulillah kegiatan ini dapat terselenggara dengan aman, lancar, tanpa insiden. Para peserta menunjukkan semangat dan profesionalitas tinggi,” ujar Umar.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-6 Velox Et Exactus Shooting Klub sekaligus HUT ke-80 TNI. Dua momentum tersebut dijadikan simbol kolaborasi antara semangat bela negara dan kedisiplinan olahraga menembak.

Ketua Umum Velox Et Exactus Shooting Klub, Brigjen Pol Arman Achdiat, mengaku bangga atas antusiasme peserta yang luar biasa. 

Ia menyebut kegiatan ini menjadi ajang mempererat persaudaraan para pemburu di tanah air.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa kita gelar dua kali tahun depan. Tahun ini luar biasa, walau cuaca tidak mendukung, semangat peserta tidak luntur,” kata Arman.

Panitia juga menyiapkan sejumlah doorprize dan penghargaan bagi para pemburu terbaik. Mulai dari perlengkapan berburu, peralatan rumah tangga, hingga suvenir eksklusif dari panitia pusat.

Arman menilai, kompetisi semacam ini penting untuk menumbuhkan kesadaran menjaga keseimbangan ekosistem melalui perburuan hama yang terkendali.

“Kita bukan membasmi habis, tapi menyeimbangkan alam,” pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya